Jika ada saran, pertanyaan, keluhan maupun kritikan dan pengaduan silahkan ajukan dengan menggunakan layanan dibawah...
Kantor Desa :
Jl. Mangkurejo Rt. 001 Rw. 001 Desa Kwangsan Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo - Provinsi Jawa Timur
KEGIATAN RUWAT DESA KWANGSAN 2026 “RESIK DESO, NYAMBUNG ROSO, MUJUDAKE KWANGSAN TENTREM RAHARJO”
Administrator | 10 Maret 2026 | 9 Kali dibuka
Artikel
KEGIATAN RUWAT DESA KWANGSAN 2026 “RESIK DESO, NYAMBUNG ROSO, MUJUDAKE KWANGSAN TENTREM RAHARJO”
Administrator
10 Maret 2026
9 Kali dibuka
Pemerintah Desa Kwangsan menggelar tradisi agung Ruwat Desa 1447 H sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta penghormatan kepada para leluhur desa. Dengan tema "Resik Deso, Nyambung Roso, Mujudake Kwangsan Tentrem Raharjo", rangkaian acara ini menjadi sarana pembersihan diri secara spiritual sekaligus mempererat gotong royong warga.
Rangkaian kegiatan utama terdiri dari empat prosesi yaitu Tapel Wates, Napak Tilas, Sedekah Bumi, dan Jogo Deso.
Tapal Wates
Dilaksanakan pada hari Kamis malam tanggal 12 Februari 2026, prosesi ini bertujuan menjaga batas wilayah desa agar terhindar dari perselisihan serta memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prosesi diawali di Balai Desa Kwangsan dimana seluruh peserta diberikan Pitutur Luhur oleh petugas Pitutur Luhur, kemudian dilanjutkan Pamit sesepuh ke Makam Mbah Dowo. Selanjutnya melakukan Prosesi Tapal Wates dimana peserta dibagi menjadi 5 Tim menuju Punjer (Makam Mbah Dowo) dan menuju ke masing-masing Ancer (Batas Desa) dengan membawa oncor. Tepat Pukul 24.00 WIB dilakukan adzan bersama dari 4 Ancer maupun Punjer dan dilanjutkan dengan Doa bersama. Setelah itu para peserta kembali ke Balai Desa untuk acara penutup serta tumpeng bersama.
Napak Tilas Leluhur
Kegiatan Napak Tilas Leluhur pada Jumat pagi tanggal 13 Februari 2026 ini dilakukan untuk mengenang jasa para sesepuh dan para leluhur Desa terutama Mbah Dowo dan Mbah Ibrahim Bajuri. Acara diawali dengan penyampaian Pitutur Luhur oleh petugas Pitutur Luhur dan dilanjutkan dengan Kirab Bersama dengan mengendarai dokar untuk para Pimpinan Desa (Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, Lembaga Adat, dan Tokoh Agama) diikuti oleh para Ketua RW dan RT dengan mengenakan busana adat Jawa (Surjan dan Kebaya) menuju makam Mbah Dowo dan dilanjutkan ke Makam Mbah Ibrahim Bajuri. Setibanya di Makam acara diawali dengan Tabur Bunga dan Doa Tahlil.
Sedekah Bumi
Digelar pada Jumat siang tanggal 13 Februari 2026 mulai pukul 13.30 WIB di Balai Desa Kwangsan. Warga datang dengan membawa Tumpeng beserta Takiran (nasi bungkus daun pisang sebagai simbol penataan pikiran/Tata lan Pikir), Ongkek Pikul (gunungan hasil bumi), dan Polo Pendem & Polo Gumantung (Penataan hasil bumi yang tumbuh di dalam tanah dan menggantung di pohon sebagai simbol kesuburan alam Desa Kwangsan) yang selanjutnya ditata untuk prosesi acara Bancakan (Dhahar Sesarengan) setelah didoakan, makanan dinikmati bersama oleh seluruh warga tanpa membedakan derajat, melambangkan kesetaraan dan kebersamaan.
Jogo Deso
Sebagai penutup rangkaian pada Jumat malam tanggal 13 Februari 2026 pukul 21.00 WIB, dilakukan kegiatan Jogo Deso. Kegiatan ini dilakukan sebagai symbol kewaspadaan dan Tanggung Jawab seluruh elemen Masyarakat terhadap Desa. Kegiatan ini melibatkan Pemdes, BPD, RT/RW, dan tokoh masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan desa, dimana Jogo Deso bukan sekadar ronda malam, melainkan simbol kesiapsiagaan lahir dan batin terhadap segala ancaman yang mungkin masuk ke wilayah desa.
Melalui Ruwat Desa ini, masyarakat Kwangsan diharapkan dapat kembali ke jati diri yang luhur, sehingga terwujud desa yang tentrem, rahayu, subur, lan raharja. Ysa
Hendro
25 Desember 2024 10:56:56
Pak lurah kwangsan ok tok ...