Desa Kwangsan
Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo
Musrenbang Desa Kwangsan 2027 Sepakati Prioritas Pembangunan dan Penguatan Layanan Masyarakat

PemDes Kwangsan — Pemerintah Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027 pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Balai Desa Kwangsan. Musyawarah ini menyepakati arah penggunaan Dana Desa serta sejumlah rencana pembangunan fisik, mulai dari rehabilitasi Balai Desa, lanjutan pembangunan U-ditch Wagir, hingga pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur lingkungan. Forum tersebut juga menetapkan usulan prioritas pembangunan skala kabupaten yang mencakup perbaikan jalan, drainase, jembatan, mitigasi banjir rob, serta pemberdayaan perempuan. [01/09]
Dalam musyawarah tersebut, peserta menyepakati enam fokus penggunaan Dana Desa dalam rancangan RKP Desa 2027, yakni penanganan kemiskinan ekstrem melalui BLT Dana Desa, penguatan ketahanan iklim dan penanggulangan bencana, peningkatan layanan kesehatan dasar, penguatan ketahanan pangan, pemeliharaan irigasi melalui Padat Karya Tunai, serta dukungan program prioritas desa. Sejumlah rencana fisik yang disepakati meliputi rehabilitasi ringan Balai Desa, lanjutan pembangunan U-ditch Wagir, rehabilitasi ruangan BPD, lanjutan pembangunan TPS3R, rehabilitasi Gedung Utara, dan pavingisasi di depan Balai Desa Kwangsan. Dalam konteks pembangunan daerah, Gelar Agung Baginda Kiswara, S.STP, menyampaikan, “Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2027 mengusung Fokus Strategis yaitu ‘Pemantapan Tata Kelola yang Berorientasi Penguatan Transformasi Ekonomi melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri serta Insfratruktur Inklusif berbasis Kewilayahan’.”
Selain menyepakati program desa, Musrenbangdes menghasilkan usulan prioritas kepada pemerintah kabupaten melalui organisasi perangkat daerah terkait. Usulan tersebut berangkat dari kebutuhan masyarakat, antara lain peningkatan kualitas jalan yang rawan kecelakaan, pembangunan saluran untuk mengurangi genangan, peningkatan jembatan, normalisasi sungai dan irigasi, pengendalian banjir rob, penyediaan akses air bersih, serta pembangunan balai kemasyarakatan. Usulan pemberdayaan juga mencakup pelatihan keterampilan menjahit dan merangkai hantaran bagi perempuan. Melalui forum ini, Pemerintah Desa Kwangsan menempatkan perencanaan partisipatif sebagai dasar untuk menyelaraskan kebutuhan warga dengan prioritas pembangunan desa dan kabupaten pada 2027. (anc)


